Mari bersejenak membaca pelan-pelan salah satu buah karya Emha Ainun Nadjib (Cak Nun), ‘puisi’ yang berjudul : Ajari Aku Tidur (1986).

Dari puisi di atas, tak berlebihan jika saya mengatakan bahwa Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) adalah seorang sufi yang mampu merangkai kata-kata puitis romantis. Untaian kata yang tersusun rapi menjadi kalimat-kalimat selalu membuat pembacanya merenung, menyelami pusat pikiran dan kedalaman diri.

Ketika engkau mencinta jangan katakan, “Tuhan ada dalam hatiku”; tapi katakan “Aku ada di hati Tuhan”.
Dan jangan berpikir engkau dapat memilih jalan sendiri karena cintalah, jika ia berkenan, yang akan mengarahkan jalanmu.

Dalam puisi ini, ia menggambarkan kematian dengan cara yang unik, aneh tapi sangat penuh imajinatif. Ia seolah-olah mengajak para pembaca melakukan perjalanan misterius melalui lorong waktu untuk menuju dunia yang berbeda.

Jiwa tak lagi dapat bersua, Terjangan nestapa memecah raga, Memporak porandakan hati yang merana, Merindu cahaya yang tak lagi bersinar

Love’s Secret adalah puisi karya seorang penyair, pelukis, dan pembuat grafis Inggris yakni William Blake. Sekarang ini William Blake dianggap sebagai tokoh penting dalam sejarah puisi dan seni visual Zaman Romantis. Gerakan sastra Blake yakni Romanticism.

A dream within a dream merupakan puisi yang diciptakan oleh seorang penyair, penulis, editor, dan kritikus sastra Amerika yakni Edgar Allan Poe. Ia lahir pada 19 Januari 1809 di Boston, Massachusetts, AS dan meninggal pada 7 Oktober 1849 (40th) di Baltimore, Maryland, AS.

Pelestarian alam dan lingkungan hidup ini tidak terlepas dari peran manusia sebagai khalifah di muka bumi sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 30 (yang artinya) : “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, ‘Aku hendak menjadikan khalifah di muka bumi’ . . .”

Nikmatilah hidup selama anda masih memilikinya dan terus belajar untuk bersyukur dengan keadaanmu, karena anda tidak akan tahu, kapan Sang Pemilik Raga akan dating mengatakan kepada anda “Ini saatnya pulang”