Puisi ini Belum Ku Beri Judul


Hallo studenta, semoga selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa (Aamiin). Pada postingan kali ini, saya ingin mempublish salah satu puisi yang pernah dibuat, kira-kira tiga atau empat tahun yang lalu. Saya juga tidak terlalu ingat kenapa puisi ini bisa tertulis dan kemudian tersimpan rapi dalam file word di komputer.

Bisa jadi puisi ini lahir dari hati yang sedang merindukan seseorang, atau hanya sebatas mengisi waktu luang. Entahlah, yang pasti, saat ku buka dan ku baca hari ini, ia masih belum ku beri judul. Nah, berikut adalah puisi yang penting ga penting sebenarnya saya publish, tapi memang saya ingin mempublisnya (heuheu)

Belum Ku Beri Judul

Kata rindu telah menggebu
Memberontak dari kungkungan fana
Mencari sumber dahaga
Yang tak kunjung sirna

Pagi merindu senja
Mencari bintang diterangnya siang

Jiwa tak lagi dapat bersua
Terjangan nestapa memecah raga
Memporak porandakan hati yang merana
Merindu cahaya yang tak lagi bersinar

Mungkinkah bersapa?
Kala Tuhan menempatkan berbeda
Hanya do’a sebagai perantara jumpa
Berharap bersahutan, di pertemukan, dan di satukan

Bagaimana puisinya menurut teman-teman sekalian? Kira-kira yang pas di kasih judul apa ya ? Kasih masukan dikolom komentar ya.

Bagi teman-teman yang berkunjung ke sini, jangan lupa mampir dan follow dulu ig kami @idstudenta. Kasih saran, masukan yang konstruktif untuk pengembangan kami ke depan. Thank’s for reading, semoga bermanfaat.


What's Your Reaction?

Terharu Terharu
0
Terharu
Sedih Sedih
0
Sedih
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
1
Suka
Lusi Nurkhayati
Menyapa lewat kata, melihat dengan nurani, berbagi melalui tulisan di sini, berharap tetap abadi.

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *