Perbedaan Penggunaan House dan Home dalam Bahasa Inggris


STUDENTA- Hallo studenta, semoga dalam keadaan sehat dan selalu dihindari dari berbagai penyakit (Aamiin). Di masa pandemi seperti sekarang ini, kita di himbau agar selalu menjaga kebersihan diri, keluar jika memang benar-benar penting, dan lain sebagainya. Bahkan kita sebagai pekerja di minta untuk work from home (WFH) dan stay at home.

Pernakah studenta bertanya-tanya kenapa WFH itu singkatan dari work from home kenapa bukan work from house dan stay at home kenapa bukan stay at house, padahal antara house dan home memiliki arti sama yakni rumah.

Jika studenta pernah bertanya-tanya tentang hal tersebut dan belum menemukan jawaban, maka postingan kali ini semoga membantu menjawab kebingungan studenta. Jika yang sudah paham semoga postingan ini dapat menambah wawasan baru.

Pada dasarnya kedua kata tersebut tidak memiliki perbedaan yang signifikan meski dalam konteks konotasi arti keduanya berbeda. Keduanya merujuk pada tempat tinggal. Namun dalam postingan kali ini kita akan membahas tentang perbedaan penggunaan antara house dan home tergantung pada konteks yang digunakan. Yang terpenting yang harus studenta ketahui yakni bagaimana kita mengaitkan kedua kata tersebut dengan emosi kita. Simak penjelasannya berikut ini.

Home

Home / rumah yakni digunakan ketika kita membicarakan mengenai sebuah tempat dimana seseorang bisa merasa nyaman. Jadi ‘a home’ merupakan tempat dimana kita tinggal dan kata ini digunakan karena lebih memiliki hubungan emosional.

Bisa dibilang home merupakan sebuah rasa, sebuah perasaan emosional yang dirasakan oleh seseorang yang merasa nyaman dan bahagia. Contohnya pada idiom atau ungkapan home sweet home (rumahku surgaku), kata tersebut menggunakan kata home bukan house karena menyatakan perasaan nyaman berada dirumah.

Contoh kalimat yang digunakan pada kata home:

  • Rena please make yourself at home
    (Rena silakan buat dirimu serasa berada di rumahmu sendiri)
  • She wanted was to go home
    (Yang dia inginkan hanyalah pulang ke rumah)
  • I am home
    (Saya pulang)
House

House / rumah merujuk pada jenis bangunan. Jadi ‘a house’ yakni lebih merujuk pada struktur atau bangunan fisik. Kata house digunakan karena tidak memiliki kelekatan emosi terhadap sebuah bangunan.

House memiliki berbagai macam bentuk misalnya gubuk, pondok, bahkan sampai struktur bangunan yang lebih rumit. Oleh sebab itu, house digunakan untuk menjelaskan bagian-bagian fisik yang ada di sebuah rumah seperti kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan ruang kelurga.

Contoh kalimat dalam menggunakan kata house:

  • My aunty will build a new house next month
    (Tante saya akan membangun rumah baru bulan depan)
  • How many people live in this house Tom?
    (Ada berapa banyak orang yang tinggal di rumah ini Tom?
  • He has four rooms in his house
    (Dia memiliki empat ruangan di rumahnya)
  • Your house is big
    (Rumahmu besar)
  • The color of the house is purple
    (Warna rumah itu yaitu ungu)
Jadi perbedaan mendasar yang dapat kita ketahui antara house dan home yakni :
  1. Pertama kedua kata tersebut merujuk pada tempat tinggal namun terdapat perbedaan secara psikologis dan makna emosional antar keduanya.
  2. Kedua house lebih merujuk pada struktur bangunan atau bentuk fisik yang biasanya terbuat dari batu bata dan semen, sedangkan home lebih pada perasaan emosional atau tempat dimana hati dan pikiran kita merasa ada di rumah.
  3. Ketiga house dapat menjadi home pada saat seseorang atau keluarga tinggal di dalamnya dan memiliki kelekatan dengan bangunan tersebut.
  4. Keempat jika kita melihat secara esensial maka house dapat kita beli sedangkan home tidak bisa.
  5. Kelima untuk menyebutkan orang yang tidak memiliki rumah disebut homeless bukan houseless. Hal tersebut disebabkan karena kata homeless mendeskripsikan jika seseorang tidak memiliki keluarga jadi mereka tidak memiliki tempat yang bisa mereka anggap sebagai miliki mereka sendiri.

Demikian perbedaan penggunaan antara House dan Home. Keduanya memang memiliki arti yang sama namun memang terdapat perbedaan antar keduanya saat kita menggunakannya. Jangan sampai keliru ya studenta.

Mari belajar dan berdiskusi bersama. Jika ada saran kritik atau kekeliruan, silakan bisa tinggalkan dikolom komentar atau hubungi kontak yang tersedia di website ya.

Semoga bermanfaat, stay safe and stay healthy. Thanks for reading!


What's Your Reaction?

Terharu Terharu
0
Terharu
Sedih Sedih
0
Sedih
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Lusi Nurkhayati
Menyapa lewat kata, melihat dengan nurani, berbagi melalui tulisan di sini, berharap tetap abadi.

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *